Peringatan Penting! Orang dengan Kepribadian Ini Sering Mengucapkan "Jangan Masukin Hati Ya", Waspadai Dampaknya!

Tak jarang ditemukan seseorang dengan mudah mengatakan “Jangan masukin hati ya” setelah mengejek atau melontarkan candaan. Namun, perlu diketahui bahwa kalimat ini ternyata menjadi tanda kepribadian seseorang.

Meski tidak mengherankan jika ada orang yang merasa kesal atau tidak senang dengan pendapat seseorang, ungkapan tersebut dianggap wajar.

Namun, para ahli psikologi menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, ungkapan ini merupakan bentuk manipulasi dan berbahaya.

Pemilik kepribadian yang sering mengucapkan “Jangan masukin hati ya”

Dilansir dari laman Telegrafi, orang yang sering mengatakan “Jangan masukin hati ya” merujuk pada kepribadian gaslighting .

Kata itu menjelaskan penyalahgunaan emosional dan manipulasi mental di mana seseorang menyebabkan pihak lain meragakan pikirannya, persepsinya terhadap kenyataan, serta memori mereka. Korban dari jenis perlakukan ini biasanya sering merasa kebingungan, khawatir, dan kurangnya rasa percaya diri.

Terapis asal Edinburgh, Dr. Claire Jack, mengatakan kalimat itu biasanya merujuk pada tanda mengkhawatirkan. Ia menunjukkan bahwa orang-orang ini, setelah terluka, bereaksi dengan cara ini ketika mereka menyadari bahwa seseorang itu sensitif.

Jack mengatakan orang-orang yang mengatakan “Jangan masukin hati ya”, berarti meremehkan pengalaman orang lain.

Pada saat bersamaan, psikoterapis Stephanie Sarkis yang menulis Gaslighting: Cara Mengenali Orang yang Secara Emosional Manipulatif dan Kerasaan , menyebutkan bahwa setelah beberapa waktu, ibu mungkin yakin bahwa mereka adalah penipu.

"Semakin Anda merasa kurang aman dan mulai meragukan realitas, semakin besar pula peluang untuk suatu saat nanti menaruh kepercayaan kepada orang tersebut. Dengan bertambahnya waktu, Anda pada akhirnya akan sampai pada tahap dimana rasa percaya diri runtuh dan Anda takkan lagi yakin dengan diri sendiri," katanya.

Dia menyebutkan bahwa mereka yang diidentifikasi sebagaiorang tersebut disebut begitu. gaslighter Ini mencoba untuk menilai seseorang dan selalu berisiko.

Bagaimana Mengatasi Orang dengan Kepribadian Unik gaslighting

Dilansir dari laman Verywell mind, Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menjaga diri terhadap individu dengan gangguan kejiwaan. gaslighting . Berikut di antaranya:

1. Memelihara jarak dengan individu itu

Langkah ini sungguh bermanfaat apabila Bunda bisa menghindari emosi kuat yang mungkin diakibatkannya. gashlighting Meninggalkan kondisi itu bisa jadi bantuan, namun Bunda punya pilihan untuk menguji sejumlah metode rileksasi, misalnya dengan melakukan latihan bernapas secara mendalam.

2. Tetapkan batasan

Batasan ini menginformasikan kepada pihak lain tentang apa yang Anda terima dalam sebuah hubungan. jelaskan bahwa Anda tidak akan mentolerir perilaku seperti diremehkan atau dicemooh ketika Anda menyampaikan sesuatu.

3. Dapatkan perspektif dari pihak lain

Diskusikanlah hal tersebut dengan saudara atau kerabat Anda. Pendapat mereka bisa memberi pemahaman baru dan menyederhanakan keadaannya untuk Anda.

4. Menyimpan buktinya

Lantaran gaslighting Dapat membuat Ibu meragai dirinya sendiri, upayakan untuk menyimpan bukti.

Catat dalam buku harianmu, simpan obrolan teks, atau pun e-mail agar Bunda bisa mengeceknya lagi nantinya dan mengingatkannya untuk tak perlu ragu atau mencurigai diri sendiri.

5. Mengakhiri hubungan

Walaupun bisa jadi menantang, putus dari orang yang terus-menerus bertindak seperti itu dapat menjadi keputusan penting. gaslighting menjadi metode paling efisien untuk menyelesaikan kekerasan itu.

6. Konsultasi dengan profesional

Jika menduga mengalami gaslighting, Ibu bisa mencari bantuan dengan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan mental yang ahli.

Mereka bisa menolong Ibu dalam menganalisis lebih jauh kondisi itu, mendapat sudut pandang lain, serta merancang taktik pengelolaan baru yang bisa dipakai untuk mengatasinya.

Berikut ini adalah karakteristik seseorang yang kerap mengatakan "Jangan masukkan hati ya". Semoga informasinya bermanfaat untuk Anda, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway , yuk join Komunitas Squad. Terdaftar dan ketuk di SINI . Gratis!

Komentar