, Jakarta - Serbuan udara dari Israel ke Jalur Gaza Gaza mengakibatkan setidaknya 86 penduduk Palestina tambahan tewas, menjadikan total menjadi korban tewas Akibat dari genosida yang dilancarkan Israel mulai Oktober 2023, hingga kini mencapai angka 50.609 jiwa menurut pernyataan Kementerian Kesehatan pada hari Jumat.
Sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa 287 orang terluka lagi dipindahkan ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban terluka menjadi 115.063 dalam serangan Israel.
" numerous victims remain trapped under debris and on the roads because the rescue team cannot reach them," kata mereka.
Pasukan Israel memulai serangan udara tak terduga ke Jalur Gaza tanggal 18 Maret, mengakibatkan kematian sebanyak 1.249 orang serta mencederai 3.022 individu lainnya. Selain itu, Israel juga telah melanggar gencatan senjata beserta kesepakatan tukar tawanan dengan organisasi Palestina Hamas yang ditandatangani bulan Januari tersebut.
Pekan lalu, ICC atau Pengadilan Pidana Internasional menerbitkan warrant of arrest bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta bekas Menteri Pertahanannya Yoav Gallant karena dituduh melakukan pelanggaran hukum perang dan kekejaman terhadap manusia yang diduga dilakukan di wilayah Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perangnya di daerah kantong itu.
Komentar
Posting Komentar