ISIS Serang Siber ISIS Terhadap Israel saat Netanyahu Bertemu dengan Pemimpin Indonesia

Laporan Wartawan Namira Yunia

, TEL AVIV – Konflik Timur Tengah yang kian memanas buntut pembunuhan Bos Besar Hamas Ismail Haniyeh yang dilakukan mata-mata Israel, mendorong Kelompok ISIS turun tangan melancarkan serangan ke sebuah forum sejarah di Israel.

Menurut laporan The Jerusalem Post, kelompok militer ekstremis ISIS yang berasal dari Iraq telah melakukan serangan siber ke suatu forum sejarah di Israel dalam beberapa hari terakhir. Serangan tersebut dikabarkan oleh Museum Yahudi untuk Mengenang Keganasan Nazi, Yad Vashem, pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2024.

Dalam laporannya staff Yad Vashem menjelaskan bahwa seminar Zoom yang digelar untuk mengenang sejarah Holocaust atau penganiayaan dan pembunuhan sistematis terhadap enam juta orang Yahudi Eropa oleh rezim Nazi Jerman telah diretas oleh serangan siber ISIS.

Selama serangan siber berlangsung ISIS mengirimkan kode pesan berupa ancaman bagi 1.000 peserta zoom asal Israel termasuk Ketua Dewan Yad Vashem dan penyintas Holocaust, Rabbi Israel Meir Lau dan Rabbi Mordechai Neugroschel.

Ribuan orang itu didesak agar segera mematikan komputer atau mengakhiri rapat peringatan Holocaust, sebagaimana dikutip dari Jerusalem Post.

“Selama seminar, muncul pesan diretas oleh Organisasi ISIS Irak dengan gambar simbol NAZI swastika. Mereka turut melontarkan ancaman agar kami mematikan komputer atau tutup rapat sebelum mereka menyerang komputer Anda,” ujar salah satu staff Yad Vashem.

Israel sampai saat ini belum membayarkan respons apa pun tentang ancaman dari anggota sayap kanan Irak, tetapi ISIS, yang menyebut diri mereka Negara Islam Irak dan Suriah, memperingatkan bahwa mereka akan melanjutkan serangan cyber luas terhadap berbagai situs vital di Israel.

Kedekatan Hamas dengan ISIS

Sejak Hamas melancarkan serangan dadakan ke Israel pada 7 Oktober tahun lalu, Kelompok teroris ISIS mulai memberikan selamat hingga dukungan kepada Hamas yang telah berhasil melakukan serangan balik ke Israel.

ISIS bahkan tak segan meminta para simpatisan dan pengikutnya untuk ikut menyerang Israel, orang Yahudi, dan Amerika Serikat sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.

Sebagai informasi, Selama 24 jam terakhir serangan Israel setidaknya menewaskan 36 warga sipil dan melukai 54 orang. Total kematian sejak serangan Israel 7 Oktober 2023 menjadi 39.965 jiwa, sementara korban luka-luka sebanyak 93.294.

Komentar