Idul Fitri yang biasanya ditandai dengan keriangan, sepertinya tak terasa bagi penduduk Gaza di Palestina.
Penduduk Palestina di Jalur Gaza tidak memiliki berbagai hal untuk diperingati dalam perayaan Idul Fitri yang terjadi pada hari Minggu (30/3/2025).
Dikutip dari Al Arabiya , Idul Fitri 2025 di Gaza terjadi ketika stok pangan semakin menurun dan tidak ada indikasi penyelesaian konflik antara Israel dan Hamas.
Banyak orang melakukan shalat di area sekitar reruntuhan masjid saat peringatan Idul Fitri, momen ini mengakhiri periode bulan puasa Ramadan.
Seharusnya ini menjadi momen bahagia ketika keluarga berkumpul untuk berpesta dan membeli pakaian baru untuk anak-anak, namun sebagian besar dari dua juta penduduk Gaza hanya berusaha bertahan hidup.
"Idul Fitri kali ini merupakan saat yang berisi duka," ungkap Adel al-Shaer pasca menunaikan shalat Id.
Orang yang kita cintai hilang, putra-putri kita, hidup kita, serta masa depan kita. Para siswa, tempat belajar, dan lembaga pendidikan kita juga lenyap. Kita telah kehilangan semuanya.
Adel menyatakan bahwa 20 orang dari keluarganya meninggal karena serangan Israel, di antaranya adalah empat keponakannya yang masih kecil, ujarnya sembari menetes air mata.
Israel menghentikan gencatan senjatanya dengan Hamas dan memulai kembali pertempuran di awal bulan ini karena kelompok militer itu enggan menerima modifikasi dalam kesepakatan yang ditandatanganinya pada Januari lalu.
Serangan Israel telah menewaskan ratusan warga Palestina, dan selama empat minggu terakhir Israel tidak mengizinkan masuknya makanan, bahan bakar, atau bantuan kemanusiaan.
“Ada pembunuhan, pengungsian, kelaparan, dan blokade,” kata Saed al-Kourd, seorang jamaah lainnya.
“Kami keluar untuk menjalankan ibadah kepada Tuhan demi membahagiakan anak-anak, tetapi kebahagiaan Idul Fitri? Tidak ada Idul Fitri,” pungkasnya.
Data Korban Tewas
Dikutip dari Al Jazeera , Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa setidaknya 50.277 warga Palestina telah dipastikan tewas dan 114.095 lainnya terluka dalam perang Israel di Gaza.
Kantor Media Pemerintah Gaza memperbarui jumlah korban tewas sekitar dua bulan lalu menjadi lebih dari 61.700, dengan ribuan orang yang hilang di bawah reruntuhan diduga telah meninggal.
Sementara itu 1.139 orang tewas di Israel dalam serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.
()
Komentar
Posting Komentar