Laporan Jurnalis, Andreas Chris Febrianto
, SOLO - Banjir menyerang beberapa area di empat kelurahan yang berada di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada hari Kamis (3/4/2025) petang.
Banjir pun mengakibatkan underpass Joglo terendam air dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan.
Wali Kota Solo Respati Ardi juga turun ke lokasi untuk memeriksa situasi banjir yang berbeda-beda dan telah menggenangi lebih dari seratus rumah penduduk setempat.
Pada kesempatan itu, Respati juga bertemu dengan beberapa warga lokal yang mengingatkan tentang janji penanganan banjir yang sudah berlangsung sejak dimulainya Pembangunan Strategis Nasional (PSN) proyek Jalur Layan Joglo.
Respati menyatakan bahwa timnya sudah mencoba berbagai metode untuk menyelesaikan permasalahan itu.
"Kemarin kita telah berbicara dengan Balai Besar Bengawan Solo (BBWS). Kami akan secara langsung mengatasi masalah ini bersama balai jalan dan balai teknik agar bisa cepat merampungkan peningkatan sistem drainase serta pembuatan kolam retensi," papar Respati.
Beberapa hari sebelum itu, Respati juga menyampaikan bahwa timnya sudah mengirimkan protes ke Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ketika mendampinginya melakukan inspeksi mendadak di Solo.
Dia menginginkan adanya peningkatan kecepatan dalam membangun proyek kolam retensi atau sistem drainase di area seputaran Simpang Joglo.
"Sudah kita beritahu pula ke pemerintahan pusat bahwa usai Idul Fitri, kita akan mengirim surat kepada Kementerian PUPR guna membangun kolam retensi. Dokumen perencanaannya telah siap dan proyek ini secepatnya akan dimulai," tambahnya.
Kolam retensi diketahui oleh Respati sebagai jawaban atas tujuannya saat ini, dengan harapan proyek tersebut cepat diselesaikan sehingga banjir hebat tidak menghampiri lagi. (*)
Komentar
Posting Komentar