Profesi dokter Dikenal sebagai pekerjaan yang luhur karena dapat mendukung kesejahteraan banyak orang dalam hal kesehatan tubuh. Tak hanya memberikan manfaat yang luas, bidang ini pun tenar akan jalannya pendidikan yang cukup panjang, menghabiskan biaya tidak sedikit, dan memerlukan kerja keras yang signifikan.
Di media sosial tengah ramai istilah dokter Residen. Sekitar, apa definisi dari dokter residen dan bagaimana tahapan pendidikannya? Baca artikel ini untuk informasi selengkapnya!
1. Pengertian dokter residen
Menurut situs web resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), seorang dokter residen merujuk pada dokter umum yang saat ini menjalani pelatihan untuk menjadi spesialis medis. Ini mengacu pada partisipasi mereka dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) guna mencapai tujuan tersebut.
PPDS adalah program tingkat lanjut dalam medis yang bertujuan untuk mengantarkan mahasiswa menjadi dokter spesialis. Program ini membentuk praktisi medis profesional melalui proses belajar mandiri yang terkontrol selama mereka menempuh jalan menuju gelar sebagai dokter spesialis.
2. Proses Menjadi Dokter Spesialis
Profesi dokter terkenal membutuhkan jalur pendidikan yang cukup panjang dan berjenjang. Untuk menjadi seorang dokter spesialis, seseorang perlu melewati serangkaian tahapan pendidikan yaitu menyelesaikan studi kedokteran, kemudian melanjutkan ke program profesi kedokteran, internship , serta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Pendidikan medis umumnya berlangsung sekitar 3,5 hingga 4 tahun guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked). Setelah itu, dilanjutkan dengan program keprofesian dokter atau co-ass (co-assistant) Biasanya memerlukan waktu sekitar 3 bulan untuk menempuhnya melalui cara ini. stase-stase atau sebagian dari rumah sakit, seperti stase bedah, THT, dan lain-lain.
Setelah menyelesaikan program tersebut, para dokter muda wajib menghadapi Ujian Kompentensi Mahasiswa ProgramProfesi Dokter (UKMPPD) agar bisa mengucapkan sumpah sebagai dokter serta memperoleh gelar (dr.). Kemudian, internship Untuk melamar izin berpraktik.
Langkah ini umumnya dilalui selama satu tahun. Langkah berikutnya merupakan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dengan bidang keahlian pilihan Anda, dan hal tersebut memerlukan durasi antara 2 sampai 4 tahun untuk diselesaikan.
3. Program Pendidikan Kedokteran Spesialis (PKKS)
Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) meliputi berbagai bidang keahlian atau program studi. Sebagai contoh, di universitas Universitas Brawijaya, terdapat beberapa pilihan program studi dalam rangkaian PPDS tersebut, yaitu:
- Anestesiologi dan Terapi Intensif
- Ilmu Bedah
- Orthopaedi dan Traumatologi
- Obstetri dan Ginekologi
- Ilmu Kesehatan Anak
- Dermatologi dan Venereologi
- Penyakit Dalam
- Jantung dan Pembuluh Darah
- Ilmu Kesehatan Mata
- Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
- Neurologi
- Kesehatan Telinga, Hidung, dan Tenggorok, serta Bedah Kepala dan Leher
- Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
- Mikrobiologi Klinik
- Patologi Anatomi
- Patologi Klinis
- Radiologi
- Urologi
- Kedokteran Emergensi
Berikut adalah penjelasan pendek tentang maknanya dokter Wali kota yang sedang heboh dibicarakan di media sosial. Sekarang setelah kamu mengetahuinya, semoga dapat meningkatkan pengetahuanmu, oke!
Komentar
Posting Komentar