Timnas Indonesia Menuai Kritikan dari Eks Pemain Belanda saat Menembus Piala Dunia

Tim nasional Indonesia tengah berusaha untuk mengamankan tempat di Piala Dunia 2026. Akan tetapi, permainan tim 'Garuda' ini menuai kritikan dari kalangan eksternal.

Mantan pemain sepak bola profesional asal Belanda, Kees Kwakman, yang saat ini bekerja sebagai analis sepak bola, menyuarakan kritikan terhadap tim nasional Indonesia. Menurutnya, performa dari pasukan yang dilatih oleh Patrick Kluivert belum mencapai standar pertandingan Piala Dunia.

"Saya kurang merasakan kegembiraan saat menyaksikan pertandingan tim nasional Indonesia tersebut. Saya berharap hal terbaik bagi mereka dan pastinya mereka sedang mendobrak impian mereka, dan bila berhasil mencapainya, akan menjadi suatu prestasi luar biasa," ungkap Kwakman seperti dilansir dari sumber tersebut. Voetbalprimeur .

"Tetapi, wahai tuhan, bila Anda menyaksikan pertandingan malam ini [Indonesia melawan Bahrain], mungkin harapan saya adalah agar putriku nanti bertanya apakah dia bisa bermain Rummikub bersama saya. Sudah pasti hal tersebut tidak selevel dengan [Piala Dunia]," lanjut lelaki berusia 48 tahun itu.

Menurut Kwakman, kecepatan permainan tim nasional Indonesia agak kurang cepat. Selain itu, dia juga tidak suka dengan jumlah pelanggaran dan insiden yang tinggi sehingga para pemain sering jatuh di lapangan.

"Semua orang merasakan kram dan mereka semua jatuh bersimbah di atas tanah. Tak ada kecepatan sedikit pun, meski pastinya hal ini cukup menyulitkan. Seiring dengan peningkatan jumlah tim dalam Piala Dunia menjadi 48 negara, kita juga akan melihat negara-negara seperti Indonesia berpartisipasi," ungkap Kwakman.

"Saya sungguh-menyungguhkan doa untuk mereka. Saya tak berniat bertengkar dengan siapapun. Namun, apabila kita menghadiri pertandingan antara Ole Romeny versus Sudan, contohnya, maka saya berharap diri sendiri akan bekerja ekstra keras," tegasnya.

Kees Kwakman menghabiskan masa kariernya dari tahun 2003 hingga 2018. Dia biasanya tampil sebagai bek tengah atau gelandang bertahan dan pernah membela tim sepak bola asal Belanda, termasuk NAC Breda dan Groningen, serta sempat bermain untuk klub Bundesliga yaitu FC Augsburg. Sepanjang kariernya, dirinya tidak pernah mendapat panggilan untuk bergabung dengan skuad nasional Belanda pada tingkat usia apapun, sehingga ia belum pernah ikut ambil bagian dalam pertandingan Piala Dunia.

Komentar