Tak Rela PHK Karyawan Meski Warung Sepi, Nunung: Tetap Sediakan Lebaran

JAKARTA, - Komedian Nunung merasa kasihan kalau harus memberikan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pekerjanya saat bisnis rumah makan miliknya di Solo, Jawa Tengah, tiba-tiba menjadi lesu.

Nunung mengaku bahwa dahulunya warungnya sangat padat sampai-sampai perlu merekrut sebanyak 16 karyawan.

"Karyawan saya berusia 16 tahun, karena dulunya sangat sibuk," ungkap Nunung seperti dilaporkan dari YouTube Rans Entertainment.

"Sebab jika hanya sekitar 5-10 orang tidak akan mencapai target. Pembelinya harus antri seperti ular tangga," tambahnya.

Dahulu kala ketika tempatnya masih ramai, pemasukan Nunung dapat menyentuh angka hingga Rp 9 juta sehari.

"Satu bulan, dua bulan, tiga bulan, dalam sehari bisa menghasilkanRp 9 juta atau Rp 8 juta, dan beras yang terjual setiap hari mencapai 28 kilogram," ujar Nunung.

"Kini sedikit sunyi. Terkadang bahkan tidak habis sampai 5 kilogram nasi," tambahnya.

Saat ini, warung yang dijalankan Nunung tiba-tiba menjadi sangat sepi tanpa ada penjelasan jelas bagi dirinya.

Nunung mengalami perasaan bahwa tidak terjadi peningkatan dalam hal mutu makanan ataupun tarifnya. Justru pada masa Ramadhan ini, tempat itu pun menawarkan pilihan hidangan spesial.

"Sementara makanannya tidak berbeda, justru ada penambahan menu seperti takjil dan es teler, serta harganya pun tetap sama. Namun, tiba-tiba saja (sepi)," kata Nunung.

"Nambah G**bfood hanya sekali sehari saja terkadang. Penurunannya tidak biasa," tambah Nunung.

Menilik situasi tersebut, anak Nunung pernah menyarankan agar mereka mempertimbangkan pengurangan jumlah staf mereka.

Namun, Nunung menolak ide itu berdasarkan pertimbangan kemanusiaan.

"Aku bingung bagaimana jika jumlah pegawai harus berkurang, Nak." Saya merasa kasihan," ujar Nunung.

"Apalagi mau lebaran," imbuhnya.

Walaupun mencoba untuk menjaga pegawai, Nunung tidak menyangkal adanya opsi paling buruk apabila situasi lesu tetap berlanjutan.

"Setelah selesai dengan Lebarangan, kita susun kembali," kata Nunung.

Komentar