Laporan Jurnalis, Ines Noviadzani
Cerita mengharukan berasal dari seorang pedagang hamburger di Depok, Jawa Barat. Lelaki ini biasanya dipanggil Pak Iman dan dia pada awalnya bekerja sebagai petugas keamanan.
Tetapi sekarang Bapak Iman telah berubah pekerjaan dan menawarkan burger untuk memulai bisnisnya dengan harapan dapat menghidupi keluarganya.
Menurut laporan Tribun Jabar, sebelum terjun ke dunia penjualan hamburger, Pak Iman sebenarnya pernah bekerja sebagai petugas security.
Profesi beliau menjadi perbincangan umum, karena ada cerita unik tentang Pak Iman.
Dia mempersiapkan petties burger-nya terlebih dahulu sebelum menawarkannya ke pasar. Dia menyatakan telah berbisnis burger selama tiga tahun ini.
"Dulunya saya bekerja sebagai satpam, tetapi saat ini telah menjual burger selama tiga tahun," katanya.
Bapak Iman menawarkan barang dagangannya sambil berjalan kaki dan menggendong kotak khusus untuk burgernya.
Seringkali dia juga di dampingi putrinya ketika berjualan burger.
Ciri khas penampilan Pak Iman ketika menjual burgir adalah selalu memakai baju koko yang rapi. Dia juga siap menyambut setiap potensial pelanggan dengan senyum lebar di wajahnya.
Dia senantiasa menyapa pelanggan dengan kehangatan yang luar biasa.
"Ya kak, tersedia berbagai jenis rasanya. Saudara dapat memilih menu bulgogi, barbeque, teriyaki, blackpepper, bolognese, dan lagi bulgogi. Varian aslinya pun ada nih kak," katanya, sebagaimana dilansir dari Kompas.com.
Burger yang dibuatnya secara homamade Ditawarkan dengan hargaRp 15.000 per porsi.
Menariknya, Bapak Iman senantiasa menyimpan sertifikat halal serta izin usaha. Alasannya adalah karena sebagian pelanggan pernah memintanya.
"Karena beberapa pembeli sempat bertanya kepada saya, produk ini halal bukan, Pak? Dan apakah bahan utamanya adalah daging sapi?" jelasnya.
Berdasarkan hal tersebut, Pak Iman kemudian mengambil inisiatif untuk menjamin bahwa makanannya bersih dan sesuai syariah dengan mendapatkan sertifikasi resmi agar pelanggan merasa nyaman.
Di samping itu, sertifikat tersebut juga memberi dorongan khusus baginya karena ia bermaksud ingin mengembangkan bisnis burger dengan skala yang lebih besar lagi.
(*)
Komentar
Posting Komentar