Perlu Tahu: Dampak Melerkan Cakram Motor Matik dengan Air Setelah Turunan Ekstrem

Harus Diketahui: Begini Akibat Rem Sepeda Motor Matic Setelah Disiram Air Pasca Melewati Turunan Kemiringan Tinggi

Harus Diketahui: Inilah dampak dari disiram air pada cakram motor matic setelah melintasi turunan ekstrem

Harus diingat, bahwa menyiram cakram sepeda motor matic dengan air sesudah melalui jalur turunan yang curam dapat berisiko. Hal ini bisa membuat kampas menjadi lembek.

/ Tips & Trick

Ferdian 10 Maret pukul 20:30 10 Maret pukul 20:30

Banyak orang berani meneteskan air ke cakram rem sepeda motor matic setelah melintasi jalan menurun yang panjang.

Ini bertujuan agar rem menjadi sejuk kembali dan pengereman dapat bekerja secara efektif once again.

Sebagai contoh, hal tersebut dikirimkan melalui akun Instagram @besokseninco.

Beberapa sepeda motor matic memiliki cakram yang disiram air setelah melewati jalan-jalan ekstrem.

Tempat pengambilan video itu berada di area objek wisata Terasering Panyaweuyan, Majalengka, Jawa Barat.

Cakram motor itu diberi semprotan air guna mendukung sistem pendingin setelah melintasi jalanan berundak Panyaweuyan yang terkenal sangat menantang dan menyebabkan rem digunakan secara intensif.

Saat rem cakram diteteskan dengan air, asap terlihat dan terdengar suara serupa air yang sedang dipanaskan.

Hasil yang diinginkan oleh penduduk setempat adalah agar rem tidak pecah.

Walaupun bagus, tetapi apakah hal ini diizinkan?

Mamal Syahrudin, Kepala Bengkel Yamaha Mekar Motor Cibinong sempat menegaskan bahwa tidak ada gunanya menuang air pada rem sepeda motor yang masih panas dan justru dapat membahayakan jika seringkali dijalankan.

"Mamal mengatakan bahwa akibatnya cakram dapat melenting atau bengkok. Selanjutnya, kampas rem akan menjadi lunak dan retak," seperti yang dilansir Kompas.com.

Kempisnya kampas dapat menyebabkan sebagian cakram melepaskan diri dari besinya.

Tentu saja rem menjadi kurang efektif dan justru risikonya akan tergelincir.

"Jangan melepas komponen kampas saat kondisinya masih panas dengan menyiram air. Sebaiknya untuk mendinginkan rem, jangan gunakan air, melainkan biarkan dingin menggunakan udara," kata Mamal.

Mamalia memberikan saran bahwa ketika menghadapi jalanan menurun, untuk mencegah pengereman menjadi panas berlebihan, dapat dilakukan dengan cara menarik dan melepaskan tuas rem secara berkala.

Agar rem mendapatkan kesempatan bersentuhan dengan udara secara berkala untuk mendinginkan diri dan menghindari kondisi overheating.

"Bila rem digunakan secara intensif saat menuruni lereng, sebaiknya dilakukan pembukaan dan penutupan yang berkelanjutan. Apabila overheating terjadi, kemampuan pengeremannya dapat berkurang atau disebut juga sebagai fenomena fading," jelasnya.

Copyright 2025

Related Article

Komentar