Perhatikan Baik-Baik! Inilah 5 Mitos yang Salah Tentang Menambah Kekebalan Tubuh

Masa pancaroba saat ini menyadarkan banyak orang tentang kepentingan merawat dan memperkuat sistem imunitas tubuh demi tetap bugar meski dalam kondisi pergantian musim yang drastis. Banyak individu berburu metode untuk menambah ketahanan tubuh mereka, seperti mengkonsumsi suplemen vitamin C, mengonsumsi buah-buahan dengan kadar vitamin C tinggi, serta rutin menghabiskan waktu untuk makan sayur-sayuran, antara lain. Tetapi, adakah jaminannya bahwa pendekatan tersebut bisa betul-betulan meningkatkan daya tahan tubuh Anda, Bela?

Menurut laporan dari Bustle, sistem kekebalan tubuh tidak bisa dianggap sebagai organ tunggal atau area dalam tubuh yang dapat diperkuat dengan cepat hanya dengan mengkonsumsi jus buah. Sistem ini terdiri dari kombinasi rumit antara hormon, sel-sel, serta protein guna menolak serangan penyakit. Faktanya, sampai saat ini belum ada penemuan suplemen seperti kapsul ataupun tablet yang mampu meningkatkan daya tahan imunitas secara efektif.

baru mengetahui ya? Ternyata terdapat banyak sekali mitos tentang bagaimana cara memperkuat sistem kekebalan tubuh. Di bawah ini adalah beberapa di antaranya beserta dengan kenyataannya.

1. Konsumsi vitamin C bisa memperkuat pertahanan alami tubuh terhadap penyakit.

Betul bahwa vitamin C memiliki peran vital dalam menjalankan fungsionalitas sistem kekebalan tubuh. Penelitian yang dirilis di jurnal tersebut menunjukkan hal ini. Nutrients Tahun 2017 disebutkan bahwa vitamin C bisa membantu berbagai hal, seperti membasmi mikroorganisme dan menyegarkan sel-sel kekebalan tubuh yang telah digunakan. Akan tetapi, menurut Harvard Health, mengambil suplemen vitamin C dengan dosis tinggi tidak memiliki manfaat signifikan dalam pencegahan pilek.

Mengambil suplemen vitamin C dengan dosis besar tidaklah efektif untuk menambah kekuatan sistem pertahanan tubuh Anda. Para profesional kesehatan merekomendasikan agar fokus pada konsumsi makanan alami seperti sayuran berdaun hijau sebagai metode paling ideal. Lebih baik lagi jika anda bisa mengatur asupan vitamin C melalui diet seimbang dibandingkan secara langsung minum suplementasi vitamin C dalam kadar tinggi.

2. Cukup dengan mengonsumsi suplemen kompleks saja kamu sudah cukup.

Artikel ini didukung oleh vivo sebagai mitra resmi smartphone untuk jurnalis di IDN Media.

Multivitamin, yang tersusun dari beragam jenis vitamin, tidak selalu menjadi pilihan negatif bagi Anda untuk dikonsumsi. Tetapi, menurut Harvard Health, memakan suplemen semacam itu tak bakal menciptakan perubahan signifikan pada kesehatan sistem kekebalan tubuh kecuali apabila kondisi awal Anda merupakan defisiensi gizi. Ahli-ahli menyebutkan bahwa mengkonsumsi multivitamin berkualitas setiap hari bisa jadi ide yang baik.

Akan tetapi, ada pilihan yang lebih baik seperti istirahat yang mencukupi, pola makan seimbang, dan berolahraga secara rutin. Meskipun suplemen multivitamin dapat menjamin bahwa Anda mengonsumsi nutrisi cukup untuk menjaga kesehatan, namun hal tersebut tidaklah cukup untuk memberikan dampak besar pada sistem kekebalan tubuh Anda.

3. Konsumsi teh bisa memperkuat kekebalan tubuh.

Bisa jadi Anda sudah sering mendengar beberapa gagasan bahwa meminum teh bisa meningkatkan kekebalan tubuh, atau paling tidak akan membuat Anda merasa sedikit lebih baik ketika sakit. Benarkah demikian? Sebuah studi yang dirilis pada tahun 2011 menunjukkan hal ini melalui Immunology Letters Mengetahui bahwa polifenol di dalam teh hijau bisa mendukung fungsi T-cells pada tikus. Akan tetapi, masih belum pasti apakah efek tersebut juga berlaku bagi manusia. Oleh karena itu, tak perlu menghabiskan uang untuk membeli jenis teh mewah demi meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Lebih baik fokuslah minum air putih agar badan selalu terhidrasi dengan baik.

Mengikuti pendapat pakar, hidrasi adalah elemen penting dalam menjalankan fungsi imun dengan optimal sebab sistem pertahanan badan kita butuh peredaran darah agar dapat mengirim sel-sel ke berbagai area di tubuh. Jika tubuh kurang cairan atau dehidrasi, hal tersebut bisa menghambat jalannya proses tersebut. Oleh karenanya, minumlah air putih secara teratur dan hindari situasi dimana tubuh menjadi dehidrasi!

4. Semakin tangguh kekebalan dalam tubuh, semakin sehat pula keadaannya.

Ide untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh tampaknya sedang populer saat ini. Namun, bila sistem kekebalan kita terlalu kuat, hal itu bisa menghasilkan masalah medis. Sebagaimana dikatakan oleh pakar kesehatan, ini mungkin berkontribusi pada kondisi seperti sindrom autoimun, dimana sistem pertahanan tubuh malah sering menyerang sel-sel sehat daripada patogen atau penyakit.

Kekuatan sistem kekebalan tubuh yang berlebihan menjadi penyebab dari "cytokine storms," fenomena ini bisa memicu gejala parah pada individu dengan daya tahan lemah. Ketika hal tersebut terjadi, sistem kekebalan akan bereaksi secara berlebihan terhadap virus, menghasilkan aktivasi imun yang ekstrem hingga merusak jaringan serta organ dalam tubuh. Oleh karena itu, kondisi ideal untuk sistem kekebalan ialah keseimbangan, bukannya sifatnya yang amat kuat.

5. Ide tentang memperkuat sistem kekebalan tubuh merupakan mitos

belum ada obat ataupun jenis makanan spesifik yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan cepat. Akan tetapi, masih banyak metode lain yang dapat mempengaruhi fungsinya dari waktu ke waktu. Para profesional kesehatan menyatakan bahwa langkah paling efektif dalam menciptakan serta merawat daya tahan tubuh adalah dengan mendapatkan jumlah jam tidur yang cukup, menerapkan diet bergizi seimbang yang didominasi oleh sayuran dan buah-buahan, berolahraga secara teratur tanpa melewati batas, serta senantiasa menjalani jadwal vaksinasi sesuai anjuran demi perlindungan tubuh. Semua aspek tersebut akan mensupport kerja sistem kekebalan tubuh dengan memberikan nutrisi dan waktu pemulihan yang dibutuhkannya. Terlebih lagi, prosedur vaksinasi juga turut membantu imun dalam bertarung melawan beberapa penyakit tertentu.

Mengakomodasi semua metode ini menjadi bagian dari rutinitas hariamu bisa mendukung kinerja sistem imun secara jangka panjang. Sehingga, sistem pertahanan tubuh akan berfungsi optimal dan mampu menghadapi bermacam-macam organisme penyebab penyakit yang mencoba menyerang tubuh kita.

Bagaimana menurut Anda? Adakah fakta yang telah diterima selama ini sebenarnya hanyalah mitos, Bela? Kekebalan tubuh yang kuat sangat dibutuhkan untuk melindungi diri dari ancaman virus dan penyakit lainnya. Akan tetapi, harus hati-hati dengan informasi tidak akurat agar tak memberikan dampak negatif pada kondisi fisik Anda.

Komentar