BERAU, – Ahmad (27), seorang CPNS dari Berau, tidak menduga bahwa pihak pemerintahan akan merombak keputusan terkait penunjukan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pada awalnya, dia telah menerima keputusan pemerintah untuk mengundurkan proses pengangkatan CPNS sampai Oktober 2025.
Namun, pemerintah menyatakan bahwa proses penunjukan CPNS akan dipersingkat hingga akhir Juni 2025, sebagai respons terhadap serangkaian demonstrasi yang timbul.
Berita tersebut dia peroleh tidak dari media sosial ataupun pengumuman resmi, tetapi langsung dari sang ayah yang sedang menyaksikan berita di TV ketika membawa bahan makanan ke ladang mereka.
"Pada suatu hari ayahku melihat berita di televisi, lalu dia juga mengantarkan beras, mie, dan telur. Aku diberitahu sambil aku dipeluk-pelukan," jelas Ahmad pada hari Selasa, 18 Maret 2025.
Saat menantikan panggilan untuk promosi, Ahmad lebih memilih merawat kebunnya, menanami sayuran serta cabai yang nanti akan ia jual demi mendapatkan pendapatan ekstra.
"Saya dulunya tahu kalau promosi itu akan terjadi pada Maret 2026. Oleh karena itu, sambil menanti, saya mengelola kebun dan menanami berbagai macam sayuran seperti cabai serta jenis-jenis tanaman lain yang dapat dipasarkan hasilnya," jelasnya.
Akan tetapi, karena adanya percepatan tersebut, Ahmad merasa senang dan berterima kasih.
"Sungguh senang rasanya, harapan ini ternyata dikabulkan lebih awal. Sebenarnya maksudku hanya ingin mengelola kebunku hingga Maret 2026 saja. Namun dengan percepatan seperti ini, alhamdulillah, kami bersyukur," jelasnya.
Harap Administrasi Lancar
Walaupun gembira, Ahmad masih berharap agar pemerintah menjamin bahwa proses administrasinya akan berlangsung mulus, tanpa adanya keterlambatan tambahan yang dapat mencegah pensiunan CPNS dilantik.
(Nota: Ada sedikit perubahan konteks di sini karena "pengangkatan" umumnya merujuk pada pekerjaan atau promosi dan bukan untuk pensiun; namun ini diperbaiki dalam versi paragraf kedua dengan asumsi maksud dari pertama kali adalah tentang pelantikan/penunjukan.)
Edit:
Berikut alternatif lain:
Walau senang, Ahmad tetap berkeinginan supaya pemerintah menjaga kelancaran prosedur birokrasi tersebut, tidak sampai terjadi hambatan seperti penundaan baru-baru ini yang bisa menghalangi jalannya proses pengangkatan CPNS.
"Mudah-mudahan tidak ada hambatan dari segi birokrasi. Kita sebagai CPNS tentu akan siap mengikuti petunjuk yang diberikan, tetapi jangan terlalu diundurkan pula," katanya dengan harapan.
Sampai saat ini, pemerintah belum menerbitkan spesifikasi teknis tentang percepatan tersebut. Meski demikian, Kemenpan-RB menyatakan bahwa komunikasi antar lembaga yang bersangkutan tetap dijalankan untuk menjamin seluruh tahapan dapat diselesaikan seperti yang ditargetkan.
Komentar
Posting Komentar