Media Vietnam Soroti Kepedulian Maarten Paes dan Emil Audero sebagai Saudara Seperjuangan dalam Timnas Indonesia
Media di Vietnam mengapresiasi sikap Maarten Paes dalam bersaing untuk menjadi penjaga gawang utama tim nasional Indonesia yang berhadapan dengan Emil Audero Mulyadi dan Ernando Ari.
Maarten Paes termasuk dalam 30 nama calon tim nasional Indonesia yang dipanggil untuk pertandingan selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berbeda dari kebiasaan sebelumnya, Maarten Paes menghadapi persaingananyang baru untuk memperebutkan tempat sebagai pemain utama di tim nasional Indonesia yang dilatih oleh Patrick Kluivert.
Apabila sebelumnya hanya ada Ernando Ari dan Nadeo Argawinata, kini hadir juga Emil Audero Mulyadi, pemain bersumber dari garis darah Italia yang telah menjadi warga negara Indonesia secara resmi.
Emil Audero menjadi bagian dari grup yang mengambil sumpah kewarganegaraan Indonesia pada bulan Maret 2025 di Roma, bersama dengan Dean James dan Joey Pelupessy.
Ketiganya sudah pasti akan dimasukkan ke dalam daftar yang disiapkan oleh Patrick Kluivert dan cukup menantikan saat mereka resmi menjadi bagian dari tim Garuda.
Sebaliknya dari perasaan cemas terhadap persaingan, Maarten Paes malah menyambut dengan gembira kedatangan Emil Audero Mulyadi di tim nasional Indonesia.
Kiper dari FC Dallas tersebut pun bersedia membimbing para penjaga gawang lain supaya dapat meraih posisi sebagai starting kiper timnas Garuda.
Menilik sikap Maarten Paes ini, bahkan media Vietnam juga mengungkapkan puja-puji kepada pesaing Lionel Messi dari Liga MLS Amerika Serikat.
Pada kedua laga selanjutnya menghadapi Australia dan Bahrain, Maarten Paes diprediksi masih akan jadi opsi utama bagi sang pelatih Patrick Kluivert.
Akan tetapi, sang penjaga gawang berumur 26 tahun tersebut diyakini bakal menghadapi kompetisi ketat dari Emilio Audero Mulyadi yang baru-baru ini secara resmi diwargakan kepada timnas Indonesia.
Berkaitan dengan tantangan yang bakal dijumpai bersama Mulyadi, Maarten Paes menyebut bahwa hal itu dapat mendorong kedua pihak agar tetap bersemangat.
"Dan berhasil mengoptimalkan potensinya untuk mendapatkan tempat sebagai pemain utama, sang rival Lionel Messi tersebut merasa berterima kasih karena dapat kembali memakai kostum Tim Nasional Indonesia," demikian dilaporkan oleh TheThao247.vn.
Sejak memakai seragam Timnas Indonesia, Maarten Paes telah mengumpulkan enam penampilan internasional dan semua itu terjadi saat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Walaupun dalam keenam pertandingan tersebut, Paes harus menerima bahwa gawangnya berhasil dicetak gol sebanyak sembilan kali oleh tim lawannya.
Meskipun performa kuncinya dalam tiga laga tersebut masih memperlihatkan kepercayaannya, Maarten Paes terus menjadi kiper utama untuk tim nasional Indonesia.
Permainannya yang luar biasa membuat media di Vietnam memberikan puja-puji besar kepada sang penjaga gawang yang lahir pada tahun 1998 tersebut.
Media di Vietnam pun yakin bahwa Maarten Paes adalah pemain penting tim nasional Indonesia saat berhadapan dengan Australia.
"Pemain kiper yang lahir tahun 1998 itu memang sudah kebobolan sembilan gol dalam beberapa laga tersebut," demikian dilaporkan oleh TheThao247.vn.
Tetapi dengan bantuan teman-temannya, dia berhasil menang dalam sebuah perlombaan dan dua kali imbang, serta memiliki kesempatan yang baik untuk bersaing merebut posisi kedua bersama tim Australia.
Komentar
Posting Komentar