Kisah Perjuangan Ernestiana: Siswa 15 Tahun dari Kota Batu yang Berhasil Lolos SNBM UNAIR

Pengungkapan hasil dariSeleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) merupakan saat yang spesial untuk para pelajar seantero Nusantara. Tidak terkecuali bagi Ernestiana Elias, murid berasal dariSMAS Katolik Yos Sudarso Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang berhasil menorehkan pencapaian gemilangan dengan diterima dalam seleksi tersebut serta mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi diUniversitas Airlannga (Unair).

Ernestiana, atau biasa dipanggilnya, adalah salah satu dari sejumlah kandidat mahasiswi paling muda di Unair 2025 dan pada umumnya baru berusia 15 tahun.

Kesuksesan Ernestiana dalam diterima di proyeksi diploma IV Manajemen Perhotelan Universitas Airlangga memiliki cerita perjalanannya sendiri-sendiri. Di saat masih mengejar pendidikan dasar, dia pernah melompat kelas, langsung dari kelas satu SD ke kelas tiga.

"Sebab di waktu itu kemampuan saya telah sebanding dengan siswa kelas 3 SD, maka saya mengikuti tes tersebut, selanjutnya saya berhasil lolos dari tes ini dan sesudah ujiannya untuk promosi kelas, saya pun secara langsung melangkah ke kelas 3," terangnya, Rabu (26/3).

Ernestiana menyatakan bahwa perjalanannya dalam meraih pendidikannya tidaklah mulus. Dia lahir dan tumbuh di Sabah, Malaysia, namun mengalami banyak kesulitan saat kembali ke Indonesia untuk meneruskan studi pada tingkat SMA. Kendati demikian, dia harus bersaing dengan perbedaan sistem pendidikan serta masalah komunikasi yang dialaminya.

Meskipun demikian, dengan semangat belajar yang kuat, Ernestiana mencoba untuk mengurangi jarak teritorialnya dan beradaptasi dengan suasana pendidikan yang baru. Menurut Ernestiana, dorongan untuk belajar datang dari kedua orang tuanya serta kawan-kawannya.

"Mengamati beberapa teman sekelasku yang memiliki ambisi kuat untuk meraih prestasi akademik tinggi, aku pun termotivasi untuk berusaha keras mencapainya. Hal tersebut ternyata menjadi awal dari keberhasilanku lulus dalam seleksi masuk universitas tertentu. Aku bermaksud menyenangkan hati kedua orang tuaku serta menggapai masa depan yang lebih cerah," katanya.

Amelia Yaska Parijata, orang yang diidolakannya berkat antusiasme belajar yang luar biasa serta keberanian untuk menghadapi tantangan baru, menjadi sumber motivasinya pula.

Dia menegaskan bahwa tak ada hal yang mustahil bagi kita untuk melakukannya, selama kita memiliki keinginan dan bersedia memupuk usaha untuk mencobanya.

Ernestiana menyampaikan kegembiraannya atas kesempatan mempelajari prodi D4 Manajemen Perhotelan di Unair. Menurutnya, Unair tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuannya, tapi juga sebagai penghubung menuju persiapan masa depannya.

"Unair merupakan salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia dan dikenal dengan kualitas pendidikan yang handal. Tidak hanya itu, institusi ini pun telah mendapatkan sertifikasi yang memadai, bahkan untuk jalur kejuruan. Di dalam kurikulum D4, materi praktek menjadi prioritas daripada sekadar teori, menjadikan para alumni siap bersaing di dunia kerja," katanya.

Ernestiana pun mengenali berbagai kesempatan karir yang terbuka lebar dari jurusan pilihan dirinya. Dia antusias tentang kemungkinan bekerja di bidang akomodasi hotel, rumah makan, resor wisata, kapal pesiar, sampai penyelenggara acara.

Ernestiana bermimpi bisa meningkatkan keterampilannya dengan sebaik-baiknya di Unair guna bersiap menghadapi tantangan dalam dunia kerja.

Ia menambahkan bahwa ia berharap untuk menjadi seorang mahasiswa yang terlibat dalam beragam aktivitas dan meningkatkan semua keterampilan yang dimilikinya.

Komentar