Apakah Pecahnya Pembuluh Darah Mirip Titik Puspa Bisa Sebabkan Stroke? Simak Penjelasanengkapnya!

Legenda musik Titiek Puspa mengalami tindakan bedah untuk memecahkan pembuluh darahnya pada hari Rabu (26/3/2025).

Mia, Manajer Titiek Puspa, menyebutkan bahwa artis yang lahir pada tahun 1937 tersebut sempat pingsan usai tampil dalam program televisi swasta tertentu.

Wanita berusia 87 tahun tersebut segera dilarikan ke rumah sakit setelah didiagnosis menderita patah pembuluh darah yang memerlukan tindakan bedah.

Pada hari Kamis tanggal 27 Maret 2025, Mia memberitahukan kepada pers bahwa prosedur medis telah berhasil dilaksanakan, namun Titiek Puspa tetap dalam keadaan koma di unit perawatan intensif.

Ketika diminta berkomentar tentang dugaan bahwa Titiek Puspa terkena strok, Mia enggan memberikan jawaban yang tegas dan memohon agar semua orang bersabar hingga ada pengumuman resmi dari putra sang penyanyi senior tersebut.

Apakah mengalami patah vena layaknya yang terjadi pada Titiek Puspa meningkatkan risiko serangan strok?

Betul. Pecahnya pembuluh darah merupakan salah satu faktor pemicu stroke, dikenal sebagai.stroke hemoragik.

Sebanyak 13 persen kasus stroke merupakan.stroke hemoragik.

Hemoragik merupakan ungkapan kedokteran yang mengacu pada perdarahan internal dalam tubuh, sebagaimana dinyatakan dalam sumber tersebut. Cleveland Clinic .

Perdarahan yang disebabkan oleh pembuluh darah yang robek di otak dapat menggangu aliran darah normal pada organ penting manusia tersebut.

Itu membuat otak gagal menerima aliran darah dan oksigen yang diperlukan agar dapat bekerja dengan baik.

Keadaan itu pun memberikan beban tambahan pada otak, yang dapat menghancurkannya serta menyebabkan kematian sel-sel di sana.

Mengutip American Stroke Association Darah yang menumpuk karena perdarahan berbahaya untuk sel-sel otak sebab sifatnya sebagai racun terhadap jaringannya.

Stroke hemoragik sungguh sangat berbahaya sebab mengakibatkan gejala serius yang kian memburuk secara pesat.

Apabila bantuan medis tidak diterima dengan cepat, pasien strok bisa saja menderita kerusakan otak yang tak terbalikkan serta konsekuensi berbahaya lainnya.

Semakin dini seseorang mendapatkan diagnosis dan pengobatan, semakin tinggi peluang mereka untuk bertahan hidup dari serangan strok.

Setiap detik begitu penting untuk keberlangsungan hidupnya yang terancam.

Maka dari itu, stroke hemoragik merupakan kondisi darurat yang berpotensi mematikan.

Apakah Anda tahu apa sajakah gejalanya pada stroke hemoragik?

Dikutip dari Healthline, Gejalanya bisa berbeda-beda pada setiap individu, namun cenderung mencakup hal-hal berikut:

  • Hilangnya kesadaran secara total atau sebagian
  • Mual
  • Muntah
  • Rasanya tiba-tiba sakit kepala yang sangat keras
  • Kekurangan sensorik atau kehilangan perasaan pada wajah, kaki, atau lengan di salah satu bagian tubuh
  • Kejang
  • Pusing
  • Kehilangan keseimbangan
  • Kesulitan berbicara atau menelan secara normal
  • Kebingungan atau disorientasi

Gejala stroke hemoragik cenderung mirip dengan gejala stroke iskemik.

Akan tetapi, sejumlah gejala cenderung lebih sering dialami oleh penderitanya dalam kasus.stroke hemoragik.

Sebagai contoh, berdasarkan penelitian tahun 2017, orang yang mengalami stroke hemoragik cenderung lebih rentan terhadap sakit kepala dan kejang.

Komentar