Apakah Mengganti Busi Iridium pada Mesin Mobil Dapat Meningkatkan Kinerja? Berikut Penjelasannya
Pemilik mobil pastinya menginginkan keuntungan tambahan dari busi iridium karena harganya yang lebih tinggi dibandingkan dengan busi nikel.
/ Tips & Trick
Radityo Herdianto 19 Maret pukul 10:00 WIB 19 Maret pukul 10:00 WIBBusi nikel yang biasanya dipakai pada kendaraan berpendingin cair dapat diubah menjadi busi iridium.
Harga yang lebih tinggi dari busi nikel pastinya membuat pemilik mobil menginginkan manfaat tambahan dari busi iridium.
Satu kepercayaan populer adalah bahwa kinerja mesin akan membaik apabila menggunakan busi iridium.
Teoritis memang tepat, tetapi tidak dapat diterima secara keseluruhan.
"Bila keadaan mesin ukuran kecil memengaruhi kinerja mesin," jelas Diko Octaviano, Asisten Manajer Pengembangan Produk dan ATS PT Nittera Mobility Indonesia.
Namun, hal yang pasti dari menggunakan busi iridium adalah performa pembakaran mesin yang lebih baik.
"Diko mengatakan bahwa elektroda spesial busi iridium dengan bentuk tumpul memiliki titik penyalaan yang fokus," katanya.
"Kinerja pengapian di ruang bakar dapat meningkatkan efisiensi pada proses membakar bahan bakar mesin," katanya.
Hasilnya adalah bahwa mengonsumsi bahan bakar dapat menjadi lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan busi berbahan nikel.
Hasil lainnya yang dapat dicapai adalah ruang pembakaran menjadi lebih bersih.
"Ruangan pembakaran yang lebih bersih akan membuat efisiensi mesin menjadi lebih baik dan mempertahankan kinerja mesin dengan cara yang berkelanjutan untuk jangka waktu yang lama," jelas Diko.
Salah satu keuntungan tambahan dari menggunakan busi iridium adalah durabilitasnya yang lama.
"Iridium, sebuah bahan logam mulia, memiliki daya tahan terhadap kerusakan akibat tekanan dan suhu tinggi dalam ruangbakar," jelas Diko lebih lanjut.
Copyright 2025
Related Article
Komentar
Posting Komentar