- Mengurangi bobot pasca persalinan merupakan hal yang tidak bisa dikerjakan dengan gampang.
Wajar saja bila banyak wanita baru bersalin merasa keberatan dengan penambahan berat badannya pasca persalinan.
Meskipun demikian, secara mendasar siapapun dapat mengurangi berat badan, termasuk moms yang saat ini telah menjadi seorang ibu.
Berbagai macam olahraga di bawah ini bisa mendukung pembakaran kalori tambahan serta menjaga Moms agar tetap ramping pasca persalinan.
Melansir kanal kesehatan NDTV , berikut ini uraiannya.
1. Lompat tali
Melompat tali adalah salah satu bentuk olahraga pembakar kalori terbaik dikarenakan melibatkan berbagai grup otot, memperbaiki aliran darah, serta secara cepat menambah denyut nadi.
Ronde jumping rope dengan beban bisa menghabiskan sekitar 600-1.000 kalori dalam satu jam, bergantung pada laju dan tingkat kesulitannya.
Latihan ini sangat efektif untuk menguatkan otot kaki, inti tubuh, serta lengan sambil meningkatkan ketahanan jantung dan pembuluh darah Anda.
2. Lari cepat
Berlari kencang merupakan olahraga anaerobik yang dapat menghanguskan sekitar 600-900 kalori dalam satu jam.
Latihan ini mencakup gerakan kuat yang membangunkan serat otot dengan respon cepat sehingga pada akhirnya meningkatkan proses metabolisme serta membantu dalam pengurangan lemak tubuh secara menyeluruh.
7 Gerakan Aerobik untuk Menghilangkan Lemak di Area Perut, Salah Satunya dengan Lari Sehari-hari
3. Mendayung
Berlayar menyediakan latihan untuk seluruh badan, mencakup kaki, pusat kekuatan, serta bagian atas tubuh.
Berdayung bisa menggerus hingga 500-800 kalori per jam, bergantung pada seberapa keras Anda melakukannya.
Mengayuh adalah olahraga yang memiliki dampak ringan, jadi sangat sesuai untuk orang-orang dengan gangguan persendiannya.
4. Berenang
Berenang adalah jenis latihan yang sangat bagus untuk seluruh tubuh dan dapat menolong Anda menghabiskan sekitar 500 sampai 700 kalori dalam satu jam, bergantung pada laju serta tingkat kesulitannya.
Kekuatan airnya membantu mengencangkan otot sambil melembutkan persendian, menjadikannya ideal untuk mereka yang menderita cedera atau peradangan sendi.
5. Bersepeda
Bersepeda baik itu secara stasioner atau dilakukan di luar ruangan, bisa menghasilkan pembakaran lemak sebanyak 400-800 kalori.
Bersepeda dengan kecepatan tinggi layaknya sesi spinning atau berlari cepat menggunakan sepeda dapat meningkatkan konsumsi kalori serta memperbaiki ketahanan jantung dan paru-paru.
6. Latihan intensitas tinggi
HIIT, sebagaimana telah Anda pahami, adalah akronim untuk High-Intensity Interval Training Yang mencakup pelatihan berintensitas tinggi yang dilaksanakan dengan cara beralih alternatif antara sesi latihan cepat dan singkat dengan jeda istirahat pendek.
Latihan ini bisa menghabiskan sebanyak 500 sampai 900 kalori dalam satu jam, bergantung pada macam latihan yang dijalankan.
HIIT bisa menaikkan metabolisme dengan terus mengonsumsi kalori meski sudah selesai berolahraga dikarenakan efek afterburner atau pemakaian oksigen yang lebih banyak pasca olahraga.
10 Saran Mengurangi Bobot Tubuh Tanpa Harus Ke Gym, Begini Caranya yang Dapat Ibu Coba
7. Naik tangga
Memanjatkan anak tangga sungguh-sungguh efisien serta menghasilkan hasil yang baik. Hal ini merupakan latihan untuk bagian bawah tubuh yang amat menyenangkan dan dapat membakar hingga 500-800 kalori dalam satu jam.
Apakah itu dengan menggunakan alat pendaki tangga atau tangga biasa, mencampurkan interval dan variasi beban dapat meningkatkan pembakaran kalori serta melibatkan otot secara maksimal.
8. Berlari
LARI DENGAN KECEPATAN SEDANG BISA Membakar HINGGA 600 SAMPAI 1.000 KALORI PER JAM TERGANTUNG PADA BERBAGAI FAKTOR.
Melakukan lari menggerakkan otot-otot di bagian bawah badan, pusar tubuh, serta lengan sambil memperbaiki fungsi jantung dan pembuluh darah.
Anda pun bisa menambahkan latihan berbukit atau interval agar proses pembakaran kalori menjadi lebih efisien.
()
Komentar
Posting Komentar