Sebanyak 60.553 unit kendaraan melewati jalur Nagreg, kabupaten Bandung, tiga hari sebelum lebaran. Informasi ini didapatkan dari catatan dinas perhubungan Bandung hingga jam 10:00 WIB, jumat (28/3).
Humas Pos Jaga Keamanan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, menyebut bahwa total 14.668 kendaraan melewati rute Nagreg menuju Kota Bandung.
"Sebanyak 45.885 kendaraan berangkat ke arah Garut atau Tasik," katanya ketika dimintai konfirmasi.
Saat yang sama, Manajer Area JMTO Purbaleunyi Agus Pramono menyebutkan bahwa jumlah kendaraan menuju arah Garut serta wilayah sekitarnya semakin bertambah.
Melalui gerbang Tol Cileunyi, terdapat sekitar 41.600 kendaraan. Angka tersebut diprediksikan akan semakin bertambah dalam beberapa periode mendatang.
"Selanjutnya hingga malam nanti, peningkatan jumlah kendaraan masih berlangsung secara signifikan, khususnya di area Cikampek yang sangat ramai. Diperkirakan sekitar 65-70% menuju Jawa dan sisanya sebesar 30-35% kearah Selatan," ucapnya.
Dia mengantisipasi bahwa titik tertinggi volume kendaraan di GT Cileunyi akan muncul pada H+2 Lebaran. Berdasarkan tiga tahun Idulfitri sebelumnya, kondisi ini disebabkan oleh tabrakan dengan aliran kendaraan yang menuju wisata di wilayah Garut.
Sering kali di Cileunyi umumnya terjadi kenaikan peak hour- Nah, malahan pada H+2. Sedangkan untuk H+1 dan H+2 lebaran, hal tersebut disebabkan oleh banyaknya orang yang melakukan kunjungan silaturahmi serta berwisata di Garut dan sekitarnya. Menurut dia, selama tiga hari raya lebaran kemarin, justru pada H+2 terdapat kenaikan yang cukup besar," ungkapnya.
Komentar
Posting Komentar